Narasi Strategis – Dony Oskaria, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jakarta Utara, menilai program Huntara Senen dapat meningkatkan kualitas hidup warga pada 12 April 2024. Evaluasi mencakup aspek infrastruktur, keamanan, dan akses layanan publik, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan inisiatif serupa.
Penilaian Dony Oskaria terhadap Huntara Senen
Dony Oskaria menjelaskan bahwa Huntara Senen, yang diluncurkan pada awal tahun ini, telah menyentuh lebih dari 5.000 rumah tangga. “Kami melihat penurunan signifikan pada tingkat keluhan terkait sanitasi dan pencahayaan jalan,” ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta Utara. Menurut data resmi, indeks kebersihan lingkungan naik 18 persen sejak pelaksanaan program.
Dampak Program Terhadap Masyarakat
Warga di sekitar Jalan Senen melaporkan perbaikan nyata pada fasilitas umum. Salah satu penduduk, Ahmad Fauzi, menyatakan, “Setelah Huntara Senen, anak‑anak kami dapat bermain di taman yang kini lebih aman dan bersih.” Selain itu, peningkatan akses transportasi umum berkat penambahan halte bus baru turut memperlancar mobilitas harian.
Aspek Keamanan dan Sosial
Tim keamanan lingkungan yang dibentuk dalam kerangka Huntara Senen berhasil menurunkan angka kejahatan jalanan sebesar 12 persen dalam tiga bulan pertama. Program ini juga melibatkan pelatihan warga sebagai relawan keamanan, memperkuat rasa kebersamaan antar tetangga.
Secara ekonomi, usaha mikro di kawasan tersebut mencatat pertumbuhan penjualan rata‑rata 9 persen, didorong oleh peningkatan kunjungan konsumen ke area yang kini lebih terawat. Dony Oskaria menekankan bahwa keberlanjutan Huntara Senen memerlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.
Ke depan, Dinas Perumahan berencana memperluas model Huntara Senen ke wilayah lain di Jakarta Utara, dengan fokus pada perbaikan jaringan air bersih dan pengelolaan sampah. “Kami berkomitmen menjadikan setiap sudut kota lebih layak huni,” tutup Oskaria.






