Beranda Daerah Menkeu Suahasil Lantik 5 Pejabat Kemenkeu, Penguatan Eselon I di Tengah Reformasi...

Menkeu Suahasil Lantik 5 Pejabat Kemenkeu, Penguatan Eselon I di Tengah Reformasi Birokrasi

Narasi Strategis – Menkeu Suahasil lantik 5 pejabat Kemenkeu dalam rangka memperkuat struktur eselon I, mengumumkan penunjukan resmi pada Senin (23 Oktober 2026).

Latar Belakang Penunjukan

Penunjukan lima pejabat eselon I ini merupakan bagian dari upaya Menteri Keuangan, Suahasil, untuk mempercepat agenda reformasi birokrasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan negara. Menurut keterangan resmi Kementerian Keuangan, proses seleksi dilakukan melalui mekanisme meritokrasi yang menekankan kompetensi teknis, integritas, serta pengalaman di bidang fiskal.

Profil Lima Pejabat Baru

1. Dr. Rina Suryani – Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan

Rina Suryani, lulusan Ph.D. Ekonomi dari Universitas Harvard, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Kebijakan Fiskal. Ia dikenal dengan pendekatan berbasis data dalam penyusunan anggaran.

2. Ir. Budi Santoso – Direktur Jenderal Perbendaharaan

Budi Santoso memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di sektor perbankan dan pernah memimpin divisi Manajemen Risiko di Bank Indonesia.

3. Dr. Maya Lestari – Direktur Jenderal Pajak

Maya Lestari pernah menjadi penasihat senior di Direktorat Jenderal Pajak dan memiliki rekam jejak peningkatan penerimaan pajak sebesar 12% dalam tiga tahun terakhir.

4. Prof. Agus Wirawan – Direktur Jenderal Bea dan Cukai

Prof. Agus Wirawan, pakar perdagangan internasional, sebelumnya mengajar di Fakultas Ekonomi UI dan terlibat dalam perundingan perjanjian perdagangan ASEAN.

5. Siti Nurhaliza – Direktur Jenderal Kebijakan Fiskal

Siti Nurhaliza, lulusan S2 Kebijakan Publik, pernah memimpin tim reformasi pajak di Kementerian Keuangan dan dikenal dengan kemampuan negosiasi yang kuat.

Harapan dan Tantangan

Dengan penunjukan ini, Menkeu Suahasil berharap dapat mempercepat pencapaian target defisit fiskal yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam mengatasi hambatan struktural seperti ketergantungan pada pendapatan pajak dan kebutuhan investasi infrastruktur yang besar.

Reaksi Publik dan Pengamat

Berbagai kalangan menyambut baik penunjukan tersebut. Pengamat ekonomi, Dr. Andi Prasetyo, menilai bahwa profil teknis para pejabat baru dapat menambah kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia di mata investor internasional. Sementara itu, kelompok masyarakat sipil menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan baru.

Langkah Selanjutnya

Para pejabat yang baru dilantik akan segera menyusun roadmap kerja masing‑masing, termasuk program peningkatan penerimaan pajak, optimalisasi pengelolaan utang, serta penguatan sistem pengawasan internal. Menkeu Suahasil menegaskan komitmen untuk melaksanakan reformasi secara berkelanjutan hingga akhir masa jabatan 2029.